Langsung ke konten utama

Tema 2 Subtema 2 Pembelajaran 2

 Materi Pembelajaran IPA KD 3.2

Pagi itu udara terasa dingin. Di sebelah rumah Edo tinggal Kakek Husin. Kakek Husin mengidap penyakit asma. Saat udara dingin Kakek Husin akan merasa kesulitan bernapas. Kakek Husin biasanya akan segera menyemprotkan obat di dalam botol spray. Obat itu disemprotkan ke dalam tenggorokannya. Tak lama setelah itu Kakek Husin akan dapat bernapas lagi dengan lega.
Asma merupakan penyakit penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi. Pencetus alergi misalnya udara dingin, rambut, bulu, kotoran, debu, atau tekanan psikologis.

Gejala awal penyakit asma berupa:
1. batuk terutama pada malam atau dini hari,
2. sesak napas,
3. napas berbunyi yang terdengar jika pasien mengembuskan napasnya,
4. rasa berat di dada, dan
5. dahak sulit keluar.

Dalam perkembangannya pasien berpenyakit asma dapat mengalami gejala berat. Gejala berat adalah keadaan gawat darurat yang mengancam jiwa. Gejala berat asma meliputi:
1. serangan batuk hebat,
2. sesak napas yang berat,
3. napas tersengal-sengal,
4. sianosis (kulit kebiruan) yang dimulai dari sekitar mulut,
5. sulit tidur (posisi tidur yang nyaman adalah dalam keadaan duduk), dan
6. kesadaran menurun.


Tugas 1

Jawablah  pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Apa penyebab penyakit asma?
2. Apa yang terjadi pada organ pernapasan penderita penyakit asma?
3. Apa gejala awal penyakit asma?
4. Bagaimana kondisi pasien asma yang mengalami gejala berat?
5. Mengapa pasien asma yang mengalami gejala berat harus segera
    mendapat perawatan?
6. Bagaimana posisi tidur terbaik bagi pasien asma yang mengalami
    gejala berat?
7. Adakah anggota keluargamu atau orang di sekitarmu yang menderita
    asma? Jika ada, siapa namanya?

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tema 2 Subtema 1 Pembelajaran 6

  Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia  KD 3.2 dan 4.2   Udara Segar      Masih ingatkah kamu akan kegembiraan masa kecil yang banyak dihabiskan bernain di lapangan atau taman? sayangnya sekarang ini bukan hanya orang dewasa yang lebih banyak berada di dalam ruangan, anak-anak pun demikian.Berada di luar ruangan dan menghirup udara segar sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jiwa dan raga. Penelitian ilmiah membuktikan apa saja manfaat udara segar bagi tubuh.        Menyelamatkan nyawa seperti yang kita peıajari di sekolah, pohon menggunakan fotosintesis untuk mengubah karbon dioksida menjadi oksigen yang kita perlukan untuk bernapas. Dalam setahun, kehadiran pohon bisa menyelamatkan 850 •nyawa dan mencegah 670.000 penyakit pernapasan akut. Pohon akan mengusir polusi dari udara sehingga lebih sehat untuk maşuk ke dalam paru-paru. Polusi udara sendiri diketahui berdampak sangat buruk, bahkan paparan dalam jangka panj...

Tema 2 Subtema 2 Pembelajaran 1

Materi Pembelajaran IPA KD 3.2 dan 4.2   Pentingnya udara bersih bagi pernapasan Setiap orang tentu menginginkan lingkungan yang bersih. Akan tetapi, kenyataan tidaklah seperti yangkita bayangkan. Di sekitar kita masih banyak berbagai hal yang menyebabkan lingkungan tercemar, misalnya asap kendaraan. Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat ternyata berdampak pada kebutuhanakan alat transportasi berupa kendaraan. Semakin banyaknya jumlah kendaraan tentu berdampak pada semakin meningkatkan polusi udara akibat asap kendaraan. Bahkan asap kendaraan tersebut dapatmenyebabkan gangguan pernapasan. Oleh karena itulah, udara yang bersih sangattenting bagi pernapasan. Penyebab Gangguan Pernapasan Sistem pernapasan pada manusia jika terganggu akan menyebabkan terjadinya gangguan atau penyakit dan membuat rasa tidak nyaman  ketika bernapas. Gangguan pernapasan adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa di mana paru-paru tidak dapat menyediakan cukup oksigen ke tubuh seseorang. Adap...

Tema 2 Subtema 2 Pembelajaran 4

  Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia KD 3.2 dan 4.2.   Bacalah cerpen berikut ini!         Pedagang Garam dan Keledai   Di sebuah desa ada seorang pedagang garam. la setiap hari membeli garam dari kota terdekat lalu menjualnya di kota Sain. Si pedagang garam ini mempunyai seekor keledai yang ditugaskan untuk membawa muatan garam di punggungnya. Si pedagang garam dan keledai setiap harinya harus melewati sungai kecil untuk menjual garam. Selama perjalanan, si pedagang dan keledai selalu melewati sungai tanpa terjatuh.Namun, pada suatu hari, ketika melewati sungai, secara tidak sengaja keledai milik si pedagang terpeleset sehingga jatuh ke dalam sungai. Sebagian garam kemudian jatuh berhamburan ke dalam sungai. Ketika si keledai mencoba berdiri, ia kemudian merasakan punggungnya terasa lebih ringan karena muatannya berkurang. Keledai itu pun merasa gembira karena perjalanannya menjadi lebih enteng. Sejak saat itu, setiap kali melewati ...