Langsung ke konten utama

Bahasa Jawa : Pasinaon 3

Makarya Mandiri

Kanggo maca teks kang becik, kita kudu nggatekake bab-bab kaya ngisor iki!


 Pangucap 

Lafal pangucape kudu teteh/fasih, bener, lan becik. Pangucape kudu cetha lan resik. Ora kena mangu-mangu. 


 Wirama 

Wirama yaiku intonasi utawa andhegan nalika maca. Ana lagu utawa intonasi pawarta, pitakon, lan pakon. Tetelunea dhedhasar jinis ukarane.

Tugas 1 ( dikirim melalui WA )

Ukara-ukara ing ngisor iki ucapna kanthi lafal kang cetha lan wirama kang trep!

(1) Jam enem esuk Bima lan Rini Wis sarapan.

(2) Jam pira mengko budhale?

(3) Mangke rombongan saking sekolahan.

(4) Yen didhawuhi, rungokna!

(5) Ati-ati ya, Nak!

(6) Aja dolan tanpa pamit!


 Ekspresi  

Ekspresi lan solah bawa iku dhasare isi lan swasana kang ana ing wacan. Ana swasana seneng, swasana sedhih, swasan amedeni, lan sapiturute. Solah bawa yaiku obahe sirah, awak,tangan, sikil, lan uga perangan badan liyane, cocog karo werdilan swasana sing kepengin diandharake.


Tugas 2 

Coba tulisen  tetembungan ngisor iki , Sawise ditulis terus difoto lan dikirim nganggo formulir ing ngisor iki:

https://forms.gle/6sLJdK7WqMxfux7q7



Daftar siswa Yang sudah Mengerjakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tema 2 Subtema 1 Pembelajaran 6

  Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia  KD 3.2 dan 4.2   Udara Segar      Masih ingatkah kamu akan kegembiraan masa kecil yang banyak dihabiskan bernain di lapangan atau taman? sayangnya sekarang ini bukan hanya orang dewasa yang lebih banyak berada di dalam ruangan, anak-anak pun demikian.Berada di luar ruangan dan menghirup udara segar sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jiwa dan raga. Penelitian ilmiah membuktikan apa saja manfaat udara segar bagi tubuh.        Menyelamatkan nyawa seperti yang kita peıajari di sekolah, pohon menggunakan fotosintesis untuk mengubah karbon dioksida menjadi oksigen yang kita perlukan untuk bernapas. Dalam setahun, kehadiran pohon bisa menyelamatkan 850 •nyawa dan mencegah 670.000 penyakit pernapasan akut. Pohon akan mengusir polusi dari udara sehingga lebih sehat untuk maşuk ke dalam paru-paru. Polusi udara sendiri diketahui berdampak sangat buruk, bahkan paparan dalam jangka panj...

Tema 2 Subtema 2 Pembelajaran 1

Materi Pembelajaran IPA KD 3.2 dan 4.2   Pentingnya udara bersih bagi pernapasan Setiap orang tentu menginginkan lingkungan yang bersih. Akan tetapi, kenyataan tidaklah seperti yangkita bayangkan. Di sekitar kita masih banyak berbagai hal yang menyebabkan lingkungan tercemar, misalnya asap kendaraan. Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat ternyata berdampak pada kebutuhanakan alat transportasi berupa kendaraan. Semakin banyaknya jumlah kendaraan tentu berdampak pada semakin meningkatkan polusi udara akibat asap kendaraan. Bahkan asap kendaraan tersebut dapatmenyebabkan gangguan pernapasan. Oleh karena itulah, udara yang bersih sangattenting bagi pernapasan. Penyebab Gangguan Pernapasan Sistem pernapasan pada manusia jika terganggu akan menyebabkan terjadinya gangguan atau penyakit dan membuat rasa tidak nyaman  ketika bernapas. Gangguan pernapasan adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa di mana paru-paru tidak dapat menyediakan cukup oksigen ke tubuh seseorang. Adap...

Tema 2 Subtema 2 Pembelajaran 4

  Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia KD 3.2 dan 4.2.   Bacalah cerpen berikut ini!         Pedagang Garam dan Keledai   Di sebuah desa ada seorang pedagang garam. la setiap hari membeli garam dari kota terdekat lalu menjualnya di kota Sain. Si pedagang garam ini mempunyai seekor keledai yang ditugaskan untuk membawa muatan garam di punggungnya. Si pedagang garam dan keledai setiap harinya harus melewati sungai kecil untuk menjual garam. Selama perjalanan, si pedagang dan keledai selalu melewati sungai tanpa terjatuh.Namun, pada suatu hari, ketika melewati sungai, secara tidak sengaja keledai milik si pedagang terpeleset sehingga jatuh ke dalam sungai. Sebagian garam kemudian jatuh berhamburan ke dalam sungai. Ketika si keledai mencoba berdiri, ia kemudian merasakan punggungnya terasa lebih ringan karena muatannya berkurang. Keledai itu pun merasa gembira karena perjalanannya menjadi lebih enteng. Sejak saat itu, setiap kali melewati ...